Kolaborasi Nusantara SEMUT MERAH – Jilid 1

dianwicaksono

Dian Wicaksono – Rabu (7/10) SEMUT MERAH telah beraksi, sebagai wujud kolaborasi Sahabat Rumah Belajar Nusantara untuk meningkatkan wawasan dan berbagi cerita pengalaman memajukan pendidikan di Indonesia. Apa itu SEMUT MERAH? SEMUT MERAH merupakan salah satu inovasi dalam berbagi ilmu dan berbagi manfaat yang dikemas dalam sebuah kegiatan webinar. Webinar Kolaborasi Nusantara Sehari bersaMa UnTuk MERangkai kisAH (SEMUT MERAH). Kolaborasi SRB 2020 Provinsi Babel, Banten, Jateng, Jatim, Papua Barat bersama dengan Bintang Tamu DRB Provinsi Babel, Banten, dan Papua Barat Berbagi kisah, ilmu, pengalaman dan motivasi bersama Sahabat Rumah Belajar dari Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur Dan Papua Barat.

Kegiatan webinar yang dilaksanakan pukul 16.00 wib ini cukup mengundang perhatian, selain menggunakan zoom meeting juga ditayangkan langsung melalui youtube chanel Dian Wicaksono. Peserta yang tergabung dalam room meeting lebih dari 50 orang peserta (lampiran daftar hadir), dan ada juga yang menonton melalui youtube. Sampai saat tulisan ini dibuat penonton tayangan kolaborasi nusantara di cahnel youtube mencapai 231 penonton. Untuk sahabat yang ketinggalan acara ini dapat menontonnya kembali di Chanel Youtube Dian Wicaksono.

  • Jumlah peserta kolaborasi nusantara semut merah

Kegiatan webinar diawali dengan cerita pengalaman dari DRB Papua Barat, Dofanweik Hukom. Level 4 merupakan level berbagi kepada seluruh guru di Indonesia untuk berkontribusi bukan secara fisik ataupun material dalam rangka memajukan Pendidikan di Indonesia. Level 4 bukan semata ajang kompetisi. Ada banyak pengalaman yang akan diperoleh para Sahabat Rumah Belajar dalam proses berbagi dan berinovasi. Seperti yang telah dialami oleh Ibu Dofam, dimana proses berbagi menjadi “sulit” karena berbagai penolakan yang beliau terima di daerahnya. Tidak lupa beliau juga berpesan agar segenap SRB selalu bersemangat dalam berinovasi untuk memajukan Pendidikan di Indonesia.

Kegiatan berbagi pada level 4 menjadi kesempatan menjalin silaturahmi, menambah keluarga baru, dan berbagi ilmu baru. Hal tersebut disampaikan oleh Ibu Ai Wenny Purnama Putri (DRB Banten). Selanjutnya telah diceritakan pengalaman berbagi oleh Bapak Tedi Hadiana (DRB Bangka Belitung). Perjuangan duta rumah belajar di tiap provinsi hampir sama, ada yang langsung diterima, berproses, dan bahkan ditolak. Proses pengakuan adanya duta rumah belajar cukup panjang. Penolakan sangat terasa karena adanya duta rumah belajar masih terdengar asing. Prestasi sebagai duta rumah belajar dapat menjadi batu pijakan untuk mencapai prestasi-prestasi berikutnya.

foto bersama peserta Kolaborasi nusanatara semut merah

Bagaimana memanfaatkan Rumah Belajar di Papua Barat?

Pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan saat ini membutuhkan trik-trik khusus bagi wilayah-wilayah tertentu di Indonesia yang kekurangan sarana prasarana pendukung diselenggarakannya pembelajaran jarak jauh. Hal tersebut memunculkan ide diterapkannya model pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ). Salah satu SRB Papua Barat, Ibu DAT Novitasari telah menerapkan LSQ dalam pembelajaran. Pada model pembelajaran tersebut, siswa dibagi ke dalam kelompok online (memiliki sarana dan akses internet) dan kelompok offline (tidak ada akses internet). Model pembelajaran tersebut berfokus pada kegiatan literasi dan pertanyaan yang dibahas oleh setiap siswa. Pembelajaran offline tetap diberikan materi dari Rumah belajar dan dibekali buku pelajaran, pengumpulan tugas juga telah ditentukan waktunya.

Pemanfaatan Kuota Internet Gratis

Materi ini saya paparkan bersama dengan Ibu Siti Khadijah, SRB Babel 2020. Kami membahas mengenai pemanfaatan kuota internet gratis. Kuota internet yang telah diberikan oleh pemerintah dapat digunakan untuk mengakses portal rumah belajar. Alur diperolehnya kuota belajar yaitu terdaftar di dapodik sebagai guru dan siswa yang aktif. Nomor handphone yang digunakan juga merupakan nomor yang aktif. Usulan berasal dari sekolah melalui aplikasi dapodik. Jika nomor terindikasi aktif akan segera diproses pengiriman bantuan kuota internet dan jika tidak aktif maka harus diganti dengan nomor yang aktif. Kelanjutan dari usulan tersebut berupa pengiriman SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak). Bantuan kuota internet dari pemerintah berupa kuota umum (kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi) dan kuota belajar (kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran).

semut merah 1

Menjadi Kreatif dengan Menulis

Menurut Yusuf Sodhiqin, SRB Banten 2020, menjadi guru kreatif menjadi hal yang sangat penting saat ini. Guru adalah pendidik yang selalu produktif menghasilkan karya. Mungkinkah seorang guru menjadi penulis? Tidak menutup kemungkinan, seorang guru menghasilkan karya lewat tulisan. Menulis bias diwujudkan dalam berbagai media. Sekalipun hanya ditulis dalam status whatsapp, Instagram, atau media sosial lainnya. Adanya pandemi Covid 19 janganlah menjadi penghalang untuk berkarya. Jadikanlah situasi saat ini untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam memajukan Pendidikan di Indonesia.

Demikianlah cerita menarik tentang Webinar Kolaboasi Nusantara “SEMUT MERAH” yang sukses digelar. Walaupun kami baru saling mengenal dan belum pernah bertemu secara langsung tidak menjadikan halangan untuk bisa berbagi. Semoga apa yang sudah kami bagikan bisa menjadi inspirasi dan bermanfaat untuk semua.

Jangan lupa untuk mengunjungi Portal Rumah Belajar.

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

Mari berbagi ilmu, mari  berbagi manfaat.

Tinggalkan komentar