Kuota Internet Gratis Tidak bermanfaat? [VLOG]

dianwicaksono

Dian Wicaksono – Berawal dari curhatan emak-emak pedagang sebuah warung jajanan, yang mengeluh susahnya belajar daring. Pembelajaran yang mengharuskan orang tua untuk ikut belajar lagi sebelum mereka menyampaikan ke anaknya. Semua materi pembelajaran dan tugas dilakukan secara daring melalui aplikasi-aplikasi jejaring sosial yang sudah akrab digunakan oleh masyarakat luas. Keluhan mengenai borosnya kuota internet sudah bukan hal yang luar biasa lagi dan sudah menjadi lumrah untuk sekarang ini. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya untuk mengatasi masalah itu dengan adanya program bantuan Kuota Internet Gratis. Penyalurannya sudah dilaksanakan sejak bulan September kemarin dan direncakana akan terus dilaksanakan sampai bulan Desember 2020.

Peserta didik dan Guru di bawah naungan Kemendikbud berhak mendapatkan program bantuan kuota internet gratis ini selama terdaftar dan aktif pada Dapodik, dan tentu saja memiliki nomor HP. Usulan dilakukan oleh orangtua/ wali murid atau oleh siswa langsung yang kemudian diteruskan oleh pihak sekolah melalui aplikasi verval yang telah disediakan oleh Kemendibud.

Klik untuk menonton di Youtube

Faktanya bantuan yang telah diterima kembali menjadi pertanyaan oleh orang tua/ wali murid, karena besaran kuota yang terbilang sangat besar tidak bisa digunakakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi yang biasa mereka gunakan. Kuota yang sangat besat tersebut merupakan kuota belajar yang memang hanya diperuntukan untuk mengakses aplikasi/ web/ laman yang bersifat untuk belajar.

Portal Rumah Belajar dan Aplikasi Rumah Belajar merupakan jawaban dari masalah curhatan emak-emak tersebut. Kuota belajar bantuan dari pemerintah tidak akan terbuang sia-sia dan dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa harus ribet lagi. Keberagaman fitur dan kekayaan konten yang terdapat pada rumah belajar juga akan membantu orang tua/ wali murid ikut belajar lagi bersama anak yang pada saat sekarang ini menjadi tuntutan baru yang harus dijalankan oleh orang tua. Tidak ada lagi kata sulit untuk belajar, semua sudah tersedia pada portal dan aplikasi Rumah Belajar. Portal Rumah Belajar dapat dikases melalui browser dengan alamat web belajar.kemdikbud.go.id sedangkan untuk aplikasi rumah belajar dapat didownload pada HP Android melalui google play store.

Manfaatkan kuota internet gratis secara maksimal untuk mengakses konten-konten yang mendidik dan bermanfaat, yaitu Portal Rumah Belajar.

Dengan Rumah Belajar, belajar menjadi asyik dan menyenangkan. Belajar bisa kapan saja, di mana saja, dengan siapa saja.

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar.

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia!

Mari berbagi ilmu, mari berbagi manfaat.

Tinggalkan komentar